Selasa, 29 September 2015

Mikroskop Sederhana

Setiap hari kita selalu dihadapkan pada berbagai jenis makhluk yang berukuran sangat kecila sehingga sering tidak terperhatikan oleh kita. Untuk mampu mengamati organisme yang sangat kecil kita memerlukan alat khusus untuk dapat memperbesar ukuran benda atau organisme yang kita amati. Leuweunhoek dan Robert Hooke adalah beberapa ahli biologi yang mulai tertarik dengan organisme berukuran kecil atau renik. Dengan peralatan yang sangat sederhana Leuwenhoek mampu menggambarkan berbagai jenis orrganisme renik yang berhasil dia amati. Mikroskop sederhana yang digunakan Leewenhoek bisa anda lihat pada gambar

Gambar 1. Mikroskop Leewenhoek, Mikroskop Robert Hooke dan Mikroskop siswa

Mikroskop adalah alat yang memberikan kemampuan pada kita untuk mengeksplorasi dimensi mikroskopik. Tetesan air, benang sari, kumpulan serat kapas tampak biasa di mata kita. Tetapi  ketika apabila kita melihat benda-benda tadi di bawah mikroskop akan memberikan kesan yang sangat mentakjubkan. Anda akan menyadari bahwa banyak hal yang menakjubkan di sekitar kita. Mikroskop adalah alat yang tepat untuk mengagumi dunia mikroskopis yang tidak pernah kita bayangkan. Dengan menggunakan alat ini kita bisa melakukan perjalanan mikroskopis serta menggumi keindahan ciptaan Allah SWT.
Mungkinkah siswa saya mengamati dunia mikroskopik? Harga mikroskop kan mahal! Sekolah saya tidak memilikinya. Jawabannya mungkin dan sangat mungkin. Ketika Leewenhoek pertama kali mengamati dunia mikroskopik dia belum mendapatkan mikroskop seperti mikroskop siswa saat ini. Dia menggunakan mikroskop yang sangat sederhana. Dalam tulisan ini kita akan mencoba untuk membuat mikroskop sederhana yang mirip dengan mikroskop yang digunakan oleh Leewenhoek. Mikroskop yang akan kita rakit adalah mikroskop gelas sperik (gambar 2).

Intinya alat ini hanya terdiri atas satu lensa, lensa ini cukup kuat memberikan pembesaran kurang lebih 300X pembesaran, hampir sepertiga kekuatan mikroskop siswa yang sering digunakan di sekolah. Teknik pencahayaan sangat sederhana dengan menggunakan cahaya dari lampu dengan menggunakan batere. Mikroskop ini dikategorikan mikroskop sederhana karena hanya menggunakan satu lensa sama seperti mikroskop yang digunakan oleh Leewenhoek.

Membuat Mikroskop Gelas Sperik
Seperti telah disebutkan di atas bahwa mikroskop yang akan bangun adalah mikroskop sederhana yang prinsip dasarnya berasal dari mikroskop yang pernah digunakan oleh Leewenhoek. D.L Stong mencoba melakukan sebuah modifikasi mikroskop Leeweunhoek untuk meningkatkan kemampuannya. Dia mengadaptasi mikroskop Leewenhoek dengan menggunakan gelas slide dan dikenalkan tentang cermin yang bisa digerakkan. Inovasi lainnya adalah metoda penyiapan obyektif.  Leewenhoek mampu menghasilkan lensa berukuran kecil yang digosok secara manual dengan menggunakan tepung abrasive.  Stong mengusulkan sebuah metoda sederhana untuk memperoleh bentuk sperik ini. Dia melelehkan bagian pusat gelas rod pada sebuah Bunsen untuk memperoleh sebuah tetesan gelas berbentuk spherik yang kualitasnya bagus

Gambar 3. Cara pembuatan lensa obyektif dengan pemanasan pipa gelas pada api Bunsen
Di dalam majalah “Science & Vita” Desember 1993, Stong menampilkan sebuah model mikroskop gelas spherik yang menunjukkan beberapa peningkatan. Pertama adanya peningkatan dalam struktur mekanik, yang dibuat lebih mudah. Kedua, adalah system pencahayaan baru. Pada tempat cermin, yang seringkali sulit untuk melakukan pengamatan objek dengan jelas, dimodifikasi dengan menggunakan sebuah lampu dengan pengatur cahaya.
Mikroskop ini bisa memberikan pembesaran sebanyak 200X atau lebih, dengan gambar yang sangat jelas sekali. Kontruksinya memberikan kemungkinan sebuah sensasi yang menyenangkan. Untuk para guru mikroskop ini bisa memberikan pengalaman laboratorium yang sangat menarik, dimana setiap siswa dapat membuat mikroskop buatan sendiri. Lebih jauh, selama percobaan guru dapat memperkenalkan konsep dasar dari optic dan biologi.
Kontruksi Mikroskop


Gambar 4. Konstruksi Mikroskop Gelas Sferik dari Stong.
Ada empat bagian utama yang membentuk mikroskop ini:
1.      Bagian optic
2.      Alat untuk memfokuskan
3.      Struktur pendukung atau meja preparat
4.      System pencahayaan
Untuk pemahaman lebih lanjut dari metoda konstruksinya, bisa dipelajari gambar 5.
Bagian optik dibentuk oleh lensa obyektif. Dalam kasus ini lensa obyektif merupakan sebuah gelas sferikal berdiameter 1,2 – 2.5 mm, yang berfungsi sebagai gelas pembesar. Dengan ukurannya yang sangat kecil, membuat lensa sangat kuat dan jarak harus dijaga sekitar sepersepuluh millimeter dari obyek yang diamati.

PERSIAPAN PEMBUATAN LENSA OBYEKTI
Untuk menghasilkan lensa obyektif kita perlu sebuah batang kaca dengan diameter 3 – 5 mm, sebuah Bunsen dan sepasang pinset. Penggunaan Bunsen yang menggunakan gas akan menghasilkan gelas sferikal yang bermutu baik dibanding kalau kita menggunakan Bunsen spiritus. Kompor gas agak sulit untuk menghasilkan lensa yang diinginkan, dan kemungkinan terkena panas akan lebih besar. Di samping itu diperlukan kesabaran Karena panas yang menyebar (lihat gambar 3).
Untuk mengurangi gelembung dalam lensa glass yang kita buat, bersihkan batang kaca dengan sabun dan air, kemudian hindarkan hindarkan bagian tengah yang akan dipanaskan dari sentuhan. Setelah kita menyiapkan Bunsen yang panasnya sudah diatur, panaskan bagian tengah dari batang kaca sambil batang kacanya diputar perlahan. Ketika bagian gelas sudah mulai meleleh, tarik secara perlahan sehingga dihasilkan benang gelas dengan diameter kurang lebih 0.3 mm. dengan menggunakan pinset, putuskan benang pada bagian tengah tanpa menyentuh bagian tersebut. Pegang salah satu ujung batang kaca yang ada benangnya sambil dipanaskan dan meleleh, bentuk sebuah bola kecil yang berdiameter kurang lebih 1.5-2 mm, kemudian hentikan pemanasan dan biarkan gelas bola mendingin. Selanjutnya patahkan benang yang ada bola dengan meninggalkan benangnya kurang lebih 10mm sebagai bagian yang digunakan untuk menempel pada lubang obyek. Yang menjamin bentuk sferik dari gelas adalah tekanan permukaan dari gelas yang meleleh. Akan tetapi kekuatan gravitasi cenderung untuk mengubang bentuk sferik, sehingga untuk mendapatkan lensa obyektif yang kualitasnya bagus, perlu untuk tetap dalam ukuran yang kecil.
Anda perlu menyiapkan lusinan bola gelas dengan lensa yang kuat, pilih salah satu yang memilik ukuran yang  tepat tanpa memiliki gelembung atau cacat lainnya. Bola gelas ini akan menjadi lensa obyektif dari mikroskop. Bola gelas lainnya yang bagus bisa disimpan sebagai cadangan. Untuk membersihkan lensa ini bisa digunakan tissue yang mengandung alcohol atau air ludah. Kekuatan pembesaran dari lensa ini lebih besar dibanding ukuran yang kecil. Bagaimana kita bisa menentukan kekuatan pembesarannya? Secara sederhana dapat digunakan persamaan berikut:
 I=333/d,
Dimana I adalah kekuatan pembesaran dan d adalah diameter dari bola gelas (dalam mm). sebagai contoh, dengan diameter 1.66 anda akan memperoleh pembesaran sekitar 200X.

MEKANISME MEMFOKUSKAN GAMBAR
Untuk memfokuskan mikroskop anda harus menggerakan lensa obyektif mendekat atau menjauh dari sampel. Untuk melakukan ini lensa menempel pada plat logam yang yang dihubungkan dengan baut pemutar. Salah satu baut pemutar harus memiliki pitch yang lebih besar dan memberikan gerakan yang cukup cepat untuk gerakan lensa baik itu menjauh atau mendekat (pemutar kasar=makrometer). Baut kedua, memiliki pitch yang halus untuk memberikan gerakan yang halus sehingga dapat memfokuskan secara akurat (pemutar halus=micrometer).

                                                                                    https://sites.google.com/site/wikibiosedc/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar